Penghormatan Qahhar Terhadap Datu Luwu

oleh -56 views

■ Oleh : Suhardi PatontonganMahasiswa dari Desa Larelare, Dusun Lapadia, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu

AQMiracle, QahharINSIDE.id — Di daerah Bastem, ada sebuah sumur yang ketika itu masyarakat menamai sumur itu sumur Dewata, ketika Pak Abdul Qahhar Mudzakkar (AQM) lewat di sumur itu, ia bertanya sumur apa ini, warga pun menjawab, sumur Dewata.

Penghormatan Qahhar Terhadap Datu Luwu
Penghormatan Qahhar Terhadap Datu Luwu

Seketika itu pak AQM berhenti, dan mengatakan, “Tidak ada itu sumur Dewata, masa ada sumur Dewata, ganti jadi sumur Datu.”

Maka seketika itu warga menamai sumur itu Sumur Datu. Dari peristiwa ini kita dapat pelajaran penting bahwa walaupun pak Qahhar pernah dihukum oleh pihak istana (Datu Luwu), namun ia tetap menghargai istana dengan menamai sumur itu sebagai Sumur Datu.

Pergantian nama itu sebagai bentuk penghormatannya kepada Kerajaan Luwu. Begitu bijaknya beliau. Cerita ini dari almarhum kakek saya, yang ia ceritakan langsung ke saya, Almarhum kakek saya pernah bersama Qahhar di daerah Bastem.■

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *